Arifa


Arifa
Arifa Amaturrafi, lengkapnya.
Senyumnya sungguh membuat Ummi bersyukur kepada Allah
Sikapnya yang lucu, membuat Ummi tak ingin berhenti mengucap hamdalah
Tutur katanya yang cerdas, membuat Ummi ingin terus bersujud

Arifa
Jika mendengar tangismu,
Ummi semakin menyadari betapa kurangnya ilmu Ummi
Ilmu memahami hatimu yang putih
Ilmu memahami pikiran seorang gadis kecil

Hatimu bagai gelas kaca,
Jika dibanting, ia akan mudah pecah
Jika digosok, itu tak akan memperhalus

Hatimu butuh dimengerti,

bukan dikerasi,
bukan pula dikasihani,
tapi ditempatkan pada posisi selayaknya,
dengan cara yang mendewasakan.

Ummi yakin,
Insyaallah anak-anak Ummi mempunyai kelebihan dibanding anak-anak seusianya,
meski masih usia anak-anak, tapi insyaallah sudah bisa diajak mengerti, memahami.

Arifa,
Ummi masih ingat tangisan saat engkau bayi,
meminta ASI, tapi Ummi terlambat merespon
engkau tetap menangis, meski sudah Ummi beri ASI.
saat Ummi tatap matamu, Ummi pegang jemarimu, Ummi peluk, dan Ummi ajak bicara,
engkau diam.

Arifa,
sungguh, darimu Ummi belajar tentang perasaan seorang perempuan.

Arifa,
semoga Allah selalu memberi petunjuk,
menjadikanmu wanita yang kuat, cerdas, sholehah,
lembut, dan menjadi teladan bagi siapapun.

Ya Allah,
anugerahkanlah kami kemampuan menjadi orangtua yang amanah.

Amiiin


Tegal, 18 September 2012