Hijab, Hanung, dan Hanum

Oh...saya suka sekali membaca berita-berita terkait film Indonesia. Seru ya, banyak orang yang suka asal komentar. 

Dulu, waktu film HIJAB karya Hanung Bramantyo beredar, ramai sekali berita karena ada kritikan pedas dari Hanum Salsabila Rais. Sampai-sampai, orang-orang ikut komentar macam-macam, bahkan sampai yang baru lihat thrillernya saja sudah membuat analisis komentar panjang sekali.

Saya itu tidak suka komentar sebelum menonton sampai habis. Dan buat saya, film HIJAB karya Hanung tidak seperti yang dikatakan Hanum Rais. Ada pesan yang bisa diambil di akhir film. Bagi saya, persoalan utama di film ini malah bukan soal hijab, tapi soal komunikasi dalam rumah tangga. Tokoh-tokoh di film ini mempunyai masalah yang diawali dari komunikasi yang tidak bagus dan tidak jujur antara suami dan istri. Itu saja sih menurut saya.

Siapa Hanung? Siapa Hanum? Mirip ya namanya. Saya sudah menonton film-film karya Hanung. Saya juga menonton film yang diangkat dari novel Hanum. Bagi saya, tidak ada yang sempurna baik, tidak ada yang sempurna jahat.

Ada karya Hanung yang bermasalah, tapi tidak semua. 
Ada karya Hanum yang bagus pesannya, tapi tidak semua.

Intinya buat saya, kita tidak boleh asal komentar.