Jungle Book (Disney 2016)

Judul       : Jungle Book
Produksi  : Disney 2016
Sutradara : Jon Favreau
Aktor       : Neel Sethi (remaja)
Genre      : Film petualangan fantasi
Durasi     : 105 menit
Klasifikasi : 6 tahun ke atas 
Berdasar buku populer karya Rudyard Kipling

Penilaian

Muatan Pendidikan : sangat bagus
Contoh positif         : sangat bagus
Kekerasan fisik       : tersirat
Bahasa Kasar          : tidak ada
Seksualitas              : tidak ada
Mistik, Horror, dan Supranatural : hipnotis dari seekor ular


Mula-mula, keindahan hutan India terpampang. Gemericik air terjun, suara angin, kicau burung, pohon-pohon lebat dengan akar bergelantungan, dan pesona hutan liar. Namun tiba-tiba, seorang anak kecil (Mowgli) berlari-lari ketakutan dikejar Shere Khan, seekor harimau Bengal. Untuk selanjutnya, siapkan air putih dan selimut, jika Anda ingin mengajak anak-anak menonton film petualangan fantasi yang menegangkan ini. Barangkali anak-anak anda termasuk yang suka berlari-lari ketakutan saat adegan menegangkan atau sekedar bersembunyi di balik selimut.

Mengulang kesuksesan versi animasinya (1967), film ini sangat bagus dari segi visualisasi, musik, cerita, dan akting Neel "Mowgli" Sethi. Jungle Book mengajak anak-anak berpetualang bersama Mowgli.

SINOPSIS

Dengan kesedihan yang amat dalam, Mowgli harus meninggalkan Ami (seekor serigala, berperan sebagai ibu angkat Mowgli) yang sudah mengasuhnya sejak kecil. Ancaman Shere Khan semakin mengkhawatirkan. Shere Khan tidak ingin ada anak manusia di hutan. Bagi Shere Khan, manusia adalah penyebab segala kerusakan di hutan, terutama dengan kekuatan red flower atau api yang bisa dikendalikan manusia untuk membakar hutan.

Akeela, seekor serigala yang menjadi bapak angkat Mowgli, pun akhirnya tidak suka karena Mowgli tidak bisa hidup dengan wolf way, jalan hidup serigala. Mowgli yang kini remaja terinspirasi membuat timba untuk mengambil air minum. Bagi Akeela, timba bukanlah wolf way. 

Mowgli kemudian melakukan perjalanan menuju pedesaan. Mowgli ditemani Bagheera. Namun, di perjalanan Shere Khan mencoba menerkam Mowgli. Mowgli berlari-lari menghindar. Hujan deras turun, perbukitan pun longsor, dan Mowgli hanyut di sungai. Beruntung, Mowgli selamat, tapi terpisah dengan Bagheera.

Di tengah hutan yang baru ia kunjungi, Mowgli kelaparan. Dia, karena instingnya sebagai manusia, kembali menggunakan cara manusia untuk mengambil buah-buahan yang tinggi, yaitu dengan melempar batu. Rupanya hal ini diintai oleh hewan-hewan kecil yang keheranan dengan cara lempar batu. Mereka mencuri buah-buahan Mowgli. Mowgli mengejar hingga kemudian tersesat di pepohonan lebat. Di sini Mowgli bertemu Kaa, seekor ular raksasa. Kaa menghipnotis Mowgli dengan kekuatan matanya. Dari Kaa, Mowgli tahu dari mana dia berasal dan tahu bahwa ayahnya (yang sedang menyeberang hutan) dibunuh oleh Shere Khan. Mowgli yang masih kecil tertinggal di dalam gua. Kesedihan dan keletihan membuat Mowgli mudah terhipnotis. Saat Kaa akan melahap Mowgli, datanglah Baloo, seekor beruang hutan yang menyelamatkan Mowgli.

Baloo ternyata tidak tulus membantu Mowgli. Baloo minta Mowgli membayar kebaikannya. Baloo meminta Mowgli memanjat tebing tinggi untuk mengambil madu-madu. Baloo membutuhkan banyak madu untuk persiapan hibernasi saat musim dingin. Mau tak mau, Mowgli pun berpikir. Akal cerdiknya mendorong Mowgli membuat semacam peralatan sederhana dari akar-akar pohon dan kayu dan membentuknya semacam "gondola lift". Mowgli pun membuat baju-baju dan semacam helm dari dedaunan. Dengan begitu, Mowgli sukses mengambil banyak madu tanpa harus tersengat lebah dan bersusah-susah memanjat tebing.

Baloo dan Mowgli akhirnya berteman. Berkat Baloo, Mowgli sadar bahwa karya manusia tidak selamanya merusak hutan. Tidak seperti yang dikatakan oleh Shere Khan. Namun, pemikiran ini kembali didebat oleh Bagheera yang tiba-tiba muncul. Bagheera masih bersikukuh, Mowgli harus pergi ke desa.

Dalam kebingungan antara kembali ke Ami atau pergi menuju pedesaan, Mowgli mendengar jeritan keluarga gajah yang panik karena anaknya jatuh ke jurang. Mowgli menggunakan akar-akar pohon, membuat sistem sederhana untuk menyelamatkan anak gajah.

Melihat hal ini, Bagheera sadar bahwa cara-cara manusia pun bisa untuk menyelamatkan hutan. Namun, karena mengingat ancaman Shere Khan, Bagheera tetap meminta Mowgli meninggalkan hutan.

Mowgli sedih. Dalam kesendiriannya, Mowgli diculik kawanan monyet dan membawanya ke kera raksasa King Louie. King Louie merayu Mowgli akan melindunginya dari ancaman Shere Khan, jika Mowgli mau mengajari King Louie membuat red flower atau api. Mowgli tidak mengetahui apa itu api. King Louie merasa Mowgli berbohong. Bagheera dan Baloo datang menyelamatkan Mowgli. Namun King Louie menghapus harapan Mowgli dengan memberi tahu bahwa Akeela sudah meninggal karena Shere Khan. Mengetahui bapak angkatnya dibunuh, Mowgli marah dan berlari menuju tempat Shere Khan.

Mowgli menuju pedesaan untuk mengetahui apa itu red flower dan apa kekuatannya. Mowgli mengambil sebuah obor, kemudian berlari menuju tempat Shere Khan. Ketika lari membawa obor, sepercik api jatuh dan membakar sebagian hutan.

Warga hutan ketakutan dan berkumpul menuju sungai. Sungai ini adalah tempat peace rock atau batu perdamaian, di mana menurut tata hukum hutan yang dibuat Akeela, bahwa seluruh hewan boleh datang untuk minum, tapi tidak boleh memangsa.

Mengetahui sebagian hutan terbakar oleh Mowgli, Shere Khan merasa mempunyai kesempatan untuk melancarkan propaganda bahwa "manusia adalah penyebab kerusakan hutan" dan menyebarkan kebencian terhadap Mowgli.

Pertarungan Mowgli dan Shere Khan pun dimulai. Namun warga hutan memilih mendukung Mowgli karena memang Shere Khan mempunyai reputasi sangat buruk seperti memangsa hewan seenaknya. Bagheera meminta Mowgli tidak ikut bertarung bersama para serigala, karena dia anak manusia. Namun jika ingin mengalahkan Shere Khan, Bagheera meminta Mowgli menggunakan cara manusia, bukan wolf way.

Mowgli pun berlari ke tempat hutan terbakar. Mowgli mempersiapkan sistem sederhana untuk menyelamatkan dirinya dari api. Mowgli memancing Shere Khan untuk mengejar dan menerkamnya. Mowgli menuju batang pohon paling ringan yang mampu menahan berat badannya tapi terlalu ringan untuk Shere Khan. Sehingga saat Shere Khan menerkam, batang pun patah. Namun Mowgli sudah bergelantungan di ayunan yang ia persiapkan.

Shere Khan pun mati. Kemudian Mowgli bersama keluarga gajah, memberi komando untuk membuka aliran sungai menuju area hutan yang terbakar.


MUATAN POSITIF :

Film ini sarat muatan positif.

- Keberanian
- Tak mudah terpengaruh propaganda
- Percaya pada potensi diri
- Kasih sayang sebuah keluarga
- Perbedaan binatang (tidak tulus membantu) dan manusia (tulus membantu)

Mowgli menggunakan cara-cara manusia untuk mengendalikan red flower (api), membuat peralatan sederhana dari bahan-bahan seadanya untuk membantu kehidupan.
Baloo yang takut pada ketinggian akhirnya bisa mengalahkan ketakutan dalam dirinya dan mampu memanjat tebing tinggi.
Ami digambarkan sebagai Ibu yang sangat penyayang dan bijak.
Bagheera akhirnya tersadar dari propaganda jahat Shere Khan.

PANDUAN UNTUK ORANGTUA/ GURU:

1. Kekerasan di film ini tidak vulgar digambarkan. Misal saat Shere Khan menerkam Ayah Mowgli, hanya divisualisasikan dalam bentuk bayangan. Kekerasan lain, saat binatang bertarung, pun tidak ada darah yang bercecer-cecer menakutkan. Hanya suara-suara raungan binatang buas yang mungkin bagi sebagian anak-anak akan terasa menakutkan.

2. Animasi film ini sangat bagus, hampir seperti asli. Bagi yang mempunyai anak hobby belajar binatang, maka film ini sangat bagus dijadikan media belajar.

3. Salah satu perbedaan film ini dengan buku Jungle Book karya Rudyard Kipling adalah dengan hadirnya King Louie, seekor giant ape. Sebelumnya, kera raksasa purba ini diyakini hanya ada di China, India, dan Vietnam. Namun pada tahun 2013, seorang arkeolog Yogyakarta menemukan fosil "King Loiue" di situs purbakala Semedo, Kecamatan Kedungbanten, Tegal, Jawa Tengah.

4. Rudyard Kipling, pengarang buku Jungle Book, adalah seorang penulis Inggris yang pernah hidup di tanah India pada masa penjajahan British. Kipling tinggal di kota Lahore (sekarang terpisah dari India dan menjadi bagian negara Pakistan) dan bekerja sebagai kurator museum tua kota Lahore. Pergaulannya dengan warga berbahasa Hindi/Urdu menginspirasi Kipling memberikan nama-nama hewan dalam bahasa Hindi/Urdu, seperti Baloo (beruang) dan Shere Khan (Raja Harimau). Sebutan "Ami" berarti "Mama". Sedangkan Akeela dalam bahasa Hindi/Urdu berarti "sendiri".

5. Ada baiknya setelah menonton film ini, tonton juga video Behind The Scene film ini yang banyak di YouTube. Kita akan menghargai akting Neel Sethi yang mengandalkan kekuatan imajinasinya. Sebagian besar syuting film ini adalah di dalam studio. Neel Sethi harus akting sendirian, pura-pura ketakutan luar biasa menghadapi binatang buas di hutan lebat. Padahal yang dihadapi hanyalah boneka tangan di sebuah ruangan. Semoga ini membuat para orangtua tidak membatasi potensi imajinasi para anak.

6. Lagu-lagu OST dalam film ini sangat bagus.

7. Jika mempunyai anak-anak yang takut dengan binatang, ada baiknya didampingi menonton.

8. Kekurangan film ini, untuk anak-anak, adalah lumayan banyak dialog. Kalau menontonnya versi english, ada baiknya orangtua menerjemahkan kepada anak-anak. (IP)